Semua Korban Longsor Ditemukan, JQR Selesaikan Misi

Melati Natasya Sihombing(12) menjadi korban terakhir yang ditemukan tim gabungan di lokasi longsor Cimanggung, Senin, 18/01/21. Ditemukan pukul 21.13 WIB, jenazah merupakan korban ke-40 yang ditemukan.
 
Selanjutnya jenaazah dievakuasi ke Puskesmas Sawahdadap untuk diindetifikasi.
 
Dengan ditemukannya korban maka operasi kemanusiaan yang melibatkan unsur dari pemerintah dan relawan tersebut turut diakhiri dan dibubarkan malam itu juga.
 
Akhiri Misi
 
Genap sepuluh hari tim Jabar Quick Response  berjibaku dalam penanganan bencana longsor di Cimanggung Kab.Sumedang. Disana tim mengerjakan operasi kemanusiaan baik operasional SAR, data manager, media center, ambulance hingga distribusi bantuan dan peralatan.
 
Di hari pertama, tim JQR bergerak langsung ke lokasi longsor malam hari beberapa jam setelah longsor terjadi.
 
Tim yang diberangkatkan merupakan tim dengan keahlian Search and Rescue(SAR) lengkap dengan peralatannya. Didukung oleh satu unit ambulance dan dua kendaraan logistik.
 
Diluar kegiatan SAR, JQR juga berperan dalam pemenuhan kebutuhan makan dan minum obat-obatan relawan dan pengungsi. Beberapa kebutuhan peralatan relawan turut didukung oleh JQR. 
 
Setiap hari satu dapur umum posko bisa memasak hingga 900 nasi bungkus untuk relawan dan pengungsi. Tak pelak sektor ini menjadi atensi yang diperhatikan.
 
Kebutuhan data terkait bencana yang terjadi sabtu sore tersebut disiapkan oleh tim data manager JQR yang diberangkatkan khusus ke posko pengungsian. 
 
Tim JQR dan relawan lainnya bergerak melakukan assesment ke lokasi terdampak, pengungsian dan titik penting lainnya.
 
Data hasil assesment diperlukan untuk rencana penanganan bencana agar tepat guna dan sasaran bagi pemangku kebijakan dan operasional di lapangan dan informasi bagi publik melalui media.
 
Tugas tim data salah satunya adalah menginventalisir kebutuhan di lapangan, dapur umum, peralatan kesehatan dan keselamatan relawan, data  pengungsi dan relawan dan lainnya.
 
Terkait pencegahan penularan virus covid19, mengingat ada ratusan relawan dari puluhan institusi maupun komunitas yang berkontribusi. JQR mendistribusikan dua unit handwasher di lokasi posko dan APD seperti hazmat, masker dan handsanitizer untuk dibagikan ke relawan yang bertugas.
 
Ambulance dari tim JQR tetap siaga di lokasi mengevakuasi jenazah korban longsor yang ditemukan ke Puskesmas Sawahdadap untuk diidentifikasi oleh tim INAFIS Polda Jabar.
 
Operasi penanganan bencana oleh JQR tidak akan maksimal tanpa dukungan kolaborasi kemanusiaan. JQR didukung  bantuan logistik dari BAZNAS Provinsi Jabar, Rumah Yatim, Wakaf Salman, kitabisa.com dan Eiger.
 
Di lokasi, bersama lembaga dan komunitas bahu membahu melaksanakan misi kemanusiaan seperti Posgab Jabar, Wanadri, Brotherhood 1% MC, Emergency Response Unit(ERU) landrover club Bandung, Janabuana, Keprawatan Unjani dan Stikes Darmahusada.